• Liverpool Football Club
  • Liverpool Football Club Indonesia
  • Became Fan
  • Follow Us

Dari Rafa ke Kenny

Bakal seperti apa, ya, andai skuad yang kita punyai sekarang ini ditangani oleh Rafael Benitez? Ah, Rafa yang malang. Sungguh ironis; selama masa kepelatihannya dulu, Liverpool tak pernah lepas dari kesulitan finansial. Justru begitu ia pergi; Liverpool dimanjakan dengan kucuran dana yang cukup banyak; cukup untuk menyegarkan dan meremajakan kembali kesegaran Tim. Namun hebatnya, tak lekang ia dihantam berbagai kekuatan yang tak menguntungkan itu -meski pada akhirnya ia terpental juga.

Dari masa-masanya yang sulit itu, masih pula kita bisa melihat beberapa guratan tinta emas dari hasil racikan resepnya, guratan yang tak akan pupus oleh masa, yang mana highlight terpentingnya adalah Istanbul 2005 dan FA Cup 2007. Tak hanya sekedar prestasi yang membuatnya sulit dilupakan, namun juga bobot dari pertandingan itu yang dramatis -sarat dengan pasang surutnya emosi.

Lalu apa bedanya taktik strategi Rafa dengan yang dijalankan oleh Kenny Dalglish? Tentu saja banyak. Dan tentu juga tidak mudah untuk membandingkannya. Selain karena melibatkan berbagai faktor teknis dan non-teknis, juga karena kita belum cukup banyak melihat kiprahnya Kenny, belum satu musim penuhpun.

Namun coba kita sedikit-sedikit kupas dari hal yang ringan. Andai skuad sekarang ditangani Rafa; apakah anda akan melihat pemain seperti Martin Kelly, Jon Flanagan, Jack Robinson, Raheem Sterling atau bahkan Conor Coady begitu banyak mendapatkan kesempatan seperti sekarang?

Baca selanjutnya di Walk On Edisi Desember 2011 Vol 4

"When we stand together as a family, we can achieve great things" - Kenny Dalglish